http://manlumajang.sch.id, Lumajang-Dalam rangka memperingati MILAD ke-34, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung pada Rabu, 28 April 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman MAN Lumajang dan diikuti oleh seluruh keluarga besar madrasah, mulai dari siswa, guru dan karyawan, alumni, hingga masyarakat sekitar.
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Pekan MILAD ke-34 MAN Lumajang yang mengusung semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan. Sejak pagi hari, peserta tampak antusias mengikuti proses donor darah dengan tertib, mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pelaksanaan donor.
Partisipasi aktif dari berbagai unsur menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya berbagi dan membantu sesama. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa solidaritas serta mempererat hubungan antara madrasah dengan masyarakat.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan pihak tenaga medis profesional guna memastikan seluruh proses berjalan dengan aman dan sesuai standar kesehatan. Diharapkan, darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif bagi para siswa untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Kepala MAN Lumajang, Qodiriyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kontribusi madrasah kepada masyarakat.
“Donor darah ini bukan sekadar bagian dari peringatan MILAD, tetapi juga merupakan wujud kepedulian sosial yang harus terus kita pelihara. Setetes darah yang didonorkan memiliki arti yang sangat besar bagi keselamatan jiwa orang lain. Kami berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan serta memperkuat solidaritas di lingkungan MAN Lumajang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa MAN Lumajang berkomitmen tidak hanya dalam pengembangan akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas, peduli, dan berjiwa sosial tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dengan lingkungan sekitar. (HUMAS)

